Kamis, 22 Oktober 2009

MANAJEMEN KEBIDANAN PERDARAHAN ANTE PARTUM

MANAJEMEN KEBIDANAN PERDARAHAN ANTE PARTUM

I. PENGKAJIAN
1. Identitas lengkap  biodata
2. Keluhan klien
3. Riwayat penyakit sekarang  dikaji berkaitan dgn penyakit yang menyebabkannya
4. Riwayat penyakit dahulu  penyakit² infeksi kronis yang berhub dgn ggn reproduksi
5. Riwayat perkawinan
6. Riwayat perkawinan dan persalinan
7. Psykologi  respon ibu thd kehamilan dan perdarahan
8. Pemeriksaan umum, status present, status obstetrikus, data penunjang

II. DIAGNOSE NOMENKLATUR
G..P..A.., UMUR IBU, UMUR KEHAMILAN, dengan…
DASAR…

III. DIAGNOSE POTENSIAL
Akan muncul bila terjadi perdarahan hebat → kemungkinan terjadi gawat janin
IV. TINDAKAN ANTISIPASI
Dilakukan apabila timbul masalah potensial

V. PERENCANAAN
 Lakukan kolaborasi segera untuk tindakan medis selanjutnya
 Lakukan konseling sesuai permasalahan dan kebutuhan

VI. IMPLEMENTASI
 Melaksanakan kolaborasi dan melaksanakan hasil kolaborasi
 Melakukan konseling untuk menghilangkan kecemasan

VII. EVALUASI
 Evaluasi dilakukan berkaitan dgn mslh kecemasan
 Respon pasien dan keluarga atas hasil kolaborasi antara lain saran untk rawat inap
 Pemantauan his / kontraksi uterus, pengeluaran pervaginam dan keadaan janin

KEHAMILAN GANDA

KEHAMILAN DGN 2 JANIN ATAU LEBIH
ANGKA KEJADIAN KEMBAR 2 → 1: 89
KEMBAR 3 → 1:89

JENIS KEHAMILAN KEMBAR
1. DARI 1 TELUR ; MONOZYGOT = IDENTIK
Jenis kelamin, sifat, fisik / rupa : sama
→ 1 plasenta, 1 korion, 2 amnion
2. DARI 2 OVUM DAN 2 SPERMA
Jenis kelamin, fisik / Rupa : Dapat berbeda
→ 2 plasenta, 2 korion, 2 amnion

PREDISPOSISI
 KEMBAR MONOZYGOTE
Tidak ada pengaruh faktor dari luar
 KEMBAR DIZIGOTE
Ada beberapa faktor : umur, keturunan , obat

DIAGNOSE
 Uterus lebih besar dibanding dgn hamil tunggal pd umur kehamilan yang sama
 Ditemukan 3 / lbh bagian besar anak
 DJJ terdengar di 2 tempat
 Dapat diraba banyak bagian kecil janin
 Besarnya rahim bertambah lebih cepat
 BB ibu bertambah banyak / cepat
 USG : tampak janin lebih dari Satu
 Letak janin : berbagai kombinasi dapat terjadi dan letak janin sewaktu waktu dapat berubah

PENYULIT
1.Pada ibu
 Anemia
 Pre eklampsi / eklampsi
 Persalinan prematur
 Perjalanan persalinan lbh lama
 Post partum → atonia uteri, perdarahan
2.Pada janin
 Kelainan posisi janin
 Kelainan konginetal
 Plasenta previa
 Solusio plasenta
 Pertumbuhan janin terlambat
 Antgka kesakitan / kematian tinggi
 Hidramion

PENGELOLAAN
1. Pengawasan antenatal lebih ketat
2. Proses persalinan
 Pada kala I
Karena regangan uterus, sering sebelum inpartu telah terjadi pembukaan dan penipisan servik sehingga mudah terjadi pecah ketuban.
Fase laten cepat, fase aktif lambat karena his kurang baik disebabkan tegangnya uterus
 Pada kala II
Berlangsung lebih lama, hingga kadang perlu partus buatan → mengakibatkan komplikasi
 Pada kala III
Karena besarnya uterus maka retensio plasenta dan perdarahan post partum lebih sering terjadi

PENYEBAB KEMATIAN IBU → Perdarahan post partum
KOMPLIKASI PD JANIN→Prematur, small for date, trauma akibat persalinan yang sulit

PERAWATAN
1. Perjalanan jauh hendaknya ditangguhkan
2. Bagi ibu yang bekerja hendaknya pd umur kehamilan 28 mg →istirahat untuk menghindari prematuritas
3. Makanan harus diperhatikan
4. Pengamatan antenatal harus di perhatikan/ditingkatkan
5. Monitoring keadaan janin
6. Rujuk ke R S → hamil resiko tinggi

Tidak ada komentar: